WARGA DUSUN KARANG TENGAH GELAR DEMO

TARGET SUWARNO LEPAS JABATAN KASUN

Madiun, HAPRA Indonesia – Selasa (5/1) jam 09.00 WIB warga Dusun Karangtengah Desa Duren Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun berbondong menuju kantor Balai Desa Duren.

Kehadiran warga Dusun Karang Tengah tersebut merupakan ujud ketidak percayaan kepada Suwarno Kasun desanya. Warga dalam yel-yel meminta agar Kadesnya segera mencopot Suwarno dari jabatan sebagai Kasun Dusun Karang Tengah.

Menurut warga yang melakukan aksi demo, menilai Suwarno tak layak memimpin dusunnya dengan alasan telah melanggar Perda Kabupaten Madiun Nomor 5 tahun 2007 tetang Perangkat Desa khususnya pada Bab VI Pasal 13 ayat (1) huruf e.

Pelanggaran yang dilakukan Suwarno, dikatakan dalam demo bahwa Kasunnya itu pernah melakukan tindak pidana dengan mencoba mencuri dan tertagkapserta dikenai sanksi pidana hukuman.

Menurut mereka pula, bahwa Kasunnya tersebut sejak keluar dari Lembaga Permasyarakatan (LP) Madiun, diangkat kembali menjadi Kasun Karang Tengah setelah diberhentikan oleh Kepala Desa Duren dengan Surat Keputusan (SK) penghentian Nomor : 141/02/402.307.02/2009 tanggal 9 Desember 2008

Setelah diangkat kembali menjadi kasun, Suwano dituding tak mencerminkan sikap sbagai seorang pemimpin yang bisa dianut oleh warganya karena dalam keputusan di PTUN Surabaya menang perkara dari Kades Duren

Pengaktifan kembali sebagai Kasun terhadap Suwarno, warga Karang Tengah sangat berharap dari pihak Pemerintah Desa Duren dan pihak Muspika Pilangkenceng maupun Kabag Pemerintah Desa Kabupaten Madiun berani mengabil sikap.

Menurut salah seorang tokoh masyarakat Dusun Karang Tengah, mengatakan bahwa harapan warga juga ditujukan ke komisi A DPRD Kabupaten Madiun segera turun tangan ikut menyelesaikan masalah antara Kepala Dusun Suwarno dengan warga masyarakat Karang Tengah.

Ditempat terpisah Suwarno saat dikonfirmasi oleh HAPRA Indonesia tentang tuntutan masyarakat tersebut menyatakan “Hingga sampai kapanpun saya tidak akan melepaskan jabatan Kepala Dusun Karang Tengah, apapun resikonya. Juga sebenarnya pemicu semua masalah ini bersumber dari rival saya saat dulu sama-sama mencalonkan diri untuk maju ada lowongan Kepala Dusun Karang Tengah”, tandas Suwarno.

Sementara itu, Puguh Djumhari Kepala Desa Duren ketika dikonfirmasi Hapra menyatakan “Saya butuh waktu untuk semua ini, dan saya selaku Kepala Desa punya atasan. Jadi semuannya akan saya bicarakan dulu dengan Lembaga Desa, juga dengan Camat Pilangkenceng.

Demo yang digelar saat itu, berakhir dan membubarkan diri pukul 15.30 wib, warga Dusun Karang tengah kecewa karena tanpa membuahkan hasil seperti yang diharapkan. Merea berencana menggelat demo dilain waktu dengan harapan dusunnya tak dipimpin Suwarno. (Mistatok)

Sumber Berita & Foto dari Koran Hapra Indonesia

MAAF
SEDANG DALAM TAHAP
PEMBENAHAN

0 komentar

My Blog List

Powered By Blogger

  ©Disain Grafis dari HAPRA MEDIA GROUP. Hak Cipta dilindungi undang ungang.